Halaman

Kamis, 09 Februari 2017

Apakah?

Entahlah mengapa mesti terjadi
Sebuah rahasia yang tak dimengerti
Seakan semua beriring sehati
Sebuah scenario yang belum berakhir
Seiring menjaga selantun kebutuhan
Terlepas rasa membuang sayang
Peristiwa yang cepat berlarut
Hingga sekitar hanyalah bayangan semu
Tersirat hati tuk melanjutkan harapan
Namun banyak kata tak mungkin
Terlampau jauh mengawan tinggi
Terlentang panjang waktu…
Begitu spesial menghadirkan pengaruh
Membuat jalan semakin panjang
Membuat tapak yang sulit hilang
Sangatlah menjadi tokoh sebuah cerpen
Jikalau memang kan tersamping
Menemani setiap langkah kata hidup
Tentulah sebuah kata angan
Kapankah datang kembali sebuah kesadaran?

Selasa, 01 Januari 2013

Sejarah Web


Web bukan lagi kata asing di telinga setiap orang, bahkan kebanyakan orang menganggap internet adalah web meski keduanya adalah berbeda. Hal ini karena web menjadi suatu hal yang favorit yang diakses setiap orang dimanapun dan kapanpun. Namun, sebenarnya dari mana web itu bermula? Hanya sedikit orang yang mengerti awal mula atau sejarah web hingga web sekarang.

Pengertian Web

Sebelum menginjak alur sejarah web, perlu pemahaman yang benar mengenai web itu sendiri sehingga pengertian web tidak lagi tercampur aduk dengan pengertian internet. Karena antara web dan internet memiliki makna dan sejarah yang berbeda. Menurut beberapa pendapat, web merupakan sebuah database jaringan komputer diseluruh dunia yang menggunakan sebuah arsitektur pengambilan informasi yang umum. Secara konsep web merupakan sebuah client atau server manajemen database.(kumpulbloger.com). Selaras dengan pendapat lain bahwa World Wide Web (“WWW” atau lebih singkat “Web”) adalah sebuah media informasi global dimana pengguna dapat membaca dan menulis melalui komputer yang tersambung ke Internet. (opensource.telkomspeedy.com).

Asal Mula Web

Web pertama kali diciptakan oleh Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, seorang peneliti di Eropa-Energi Tinggi laboratorium fisika partikel, EuropĂ©enne Conseil pour la Recherche NuclĂ©aire (CERN), di Geneva, Switzerland. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Awal mula Tim Berners-Lee membuat web yakni atas dasar kebutuhannya terhadap sebuah alat yang diperlukan untuk memungkinkan kolaborasi antara fisikawan dan peneliti lain dalam komunitas fisika energi tinggi.

Di tahun 1980, Tim  Berners-Lee membuat ENQUIRE, sebuah basis data personal dan model software dengan konsep hypertext; dimana setiap halaman informasi baru di ENQUIRE tersambung secara langsung ke halaman yang ada.

Tahun 1984, Tim Berners-Lee kembali ke CERN dan memperesentasikan masalah bahwa semua fisikawan di dunia butuh untuk melakukan berbagi data, sayangnya tidak ada perangkat keras dan perangkat lunak yang memungkinkan hal itu terjadi. Atasan Tim, Mike Sendall, meminta Tim untuk mengimlementasikan ide-nya di mesin workstation NeXT yang baru saja di terima oleh CERN. Waktu itu ada beberapa nama yang dipikirkan untuk itu, mulai dari Information Mesh, The Information Mine atau Mine of Information, akhirnya dipilihkan World Wide Web.

Maret 1989 ketika Tim Berner-Lee mengajukan protocol (suatu tatacara untuk berkomunikasi) system distribusi internet yang digunakan untuk berbagi informasi di antara para fisikawan. Protokol inilah yang selanjutnya dikenal sebagai protocol World Wide Web dan dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). Sebagaimana diketahui, W3C adalah konsorsium dari sejumlah organisasi yang berkepentingan dalam pengembangan berbagai standar yang berkaitan dengan web.

Tim Berners-Lee menulis sebuah proposal yang disebut HyperText dan CERN dan diedarkan proposal untuk komentar di CERN pada tahun 1989. Proposal adalah solusi teknologi yang akan memungkinkan kolaborasi di dalam komunitas fisika energi tinggi. Tim memiliki latar belakang dalam pengolahan teks, komunikasi , dan real-time software. Proposal ini selanjutnya disempurnakan oleh Tim Berners-Lee dan Robert Cailliau pada tahun 1990.

Berners-Lee’s proposal adalah perpanjangan dari gagasan gopher tetapi memasukkan banyak ide-ide baru dan fitur. Ini juga terinspirasi, sebagian, dengan konsep hypertext dan beberapa karya Ted Nelson di Xanadu.

Tiga teknologi baru dimasukkan ke dalam proposal. Secara singkat, mereka HTML (HyperText Markup Language) yang digunakan untuk menulis dokumen-dokumen web, HTTP (HyperText Transfer Protocol) untuk mengirim halaman, dan browser web program perangkat lunak klien untuk menerima dan menafsirkan data dan menampilkan hasil. Sebuah konsep penting dari proposal termasuk fakta bahwa program perangkat lunak klien antarmuka pengguna akan konsisten di semua jenis platform komputer sehingga pengguna dapat mengakses informasi dari berbagai jenis komputer.

Rumusan proposal memiliki tiga komponen sebagai berikut:

Antarmuka yang konsisten untuk semua platform. Antarmuka ini harus menyediakan akses yang dapat digunakan oleh berbagai jenis komputer.
Akses informasi yang universal. Setiap pengguna harus dapat mengakses setiap informasi yang tersedia.
Antarmuka yang menyediakan akses terhadap berbagai  jenis dokumen dan protokol.
Bulan Desember 1990, Tim Berners-Lee berhasil membuat semua perangkat yang dibutuhkan agar Web dapat bekerja: Web browser yang pertama WorldWideWeb (yang juga merupakan Web editor),Web server pertama (info.cern.ch), dan halaman Web yang pertama yang menjelaskan tentang proyek tersebut. Browser yang di kembangkan dapat mengakses kelompok diskusi Usenet dan juga akses file FTP. Sayangnya hanya dapat di jalankan di NeXT. Nicola Pellow kemudian membuat browser text sederhana yang dapat di operasikan di hampir semua komputer.

Mei 1991, Paul Kunz dari Stanford Linear Accelerator Center (SLAC) mengunjungiCERN dan sangat tertarik dengan Web. Paul membawa pulang perangkat lunak NeXT ke SLAC, dimana pustakawan Louise Addis mengadaptasikannya untuk sistem operasi VM/CMS di IBM mainframe untuk memperlihatkan katalog dari dokumen online di SLAC; Web ini merupakan Web Server pertama di luar Eropa dan pertama di Amerika Utara.

Pada tanggal 6 Agustus 1991, Tim Berners-Lee memposting resume singkat dari proyek World Wide Web di kelompok diskusi alt.hypertext. Tanggal ini di tandai sebagai pertama kali Web muncul secara publik di Internet.

“The WorldWideWeb (WWW) project aims to allow links to be made to any information anywhere. [...] The WWW project was started to allow high energy physicists to share data, news, and documentation. We are very interested in spreading the web to other areas, and having gateway servers for other data. Collaborators welcome!” — dari posting pertama Tim Berners-Lee

Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications).

Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.

Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.

Pada tahun 1994, Marc Andreesen meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft.
Pada tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web.

Pada awal perkembangannya, sewaktu browser masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai diseluruh dunia. sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang



Daftar Pustaka:

Bradley, Phil. 2000. World Wide Web: how to design and construct Web pages. London: Information Management.

Gribble, Cheryl.  “History of the  Web Beginning at CERN.” Style sheet. http://hitmil.com (10 Feb 2010).

Joko. “Mengenal Sejarah World Wide Web.” Style sheet. http://www.klik-kanan.com (10 Feb 2010).

Permana, Tyanz. “Sejarah Web.” Style sheet. http://ayobelajarweb.blogspot.com(10 Februari 2010).

Rahmat. “Sejarah Web.” Style sheet. http://blog.re.or.id( 10 Feb 2010).

“A Little History of the World Wide Web.” Style sheet. http://www.w3.org (10 Feb 2010).

“Cuplikan Sejarah Pertama.” Style sheet. http://opensource.telkomspeedy.com (10Feb 2010).

“Sejarah World Wide Web.” Style sheet. http://kamusilmiah.com (10 Feb 2010).

“Situs Web.” style sheet. http://Wikipedia.org (9 Februari 2010).


Notice: Artikel ini hasil impor dari web yang lupa akun dan paswordnya: http://afrizanajwahanifa.wordpress.com/
Semoga bermanfaat^^

Rabu, 26 Desember 2012

Memulai Kembali

Tetiba saya ingin mengaktifkan kembali blog yang lama sudah tak tersentuh dan terbengkalai begitu saja... Ternyata banyak tulisan yang semuanya puisi... Ingin kembali menulis, mempublikasikan apa yang pernah ditulis, membagi informasi, atau mungkin merangkai kata-kata kembali menjadi sajak puisi, seperti dulu... Tapi sepertinya hilang sudah kebiasaan sastra itu... At all, welcome back to my blog...

Jumat, 28 Agustus 2009

Sebuah Pertanda

Sebuah pertanda

Goresku hanya berbuah angan penuh semu
Tiap kata yang terukir tlah habis teraup waktu
Segala peras laku tlah menghmpas lalu
Apakah ini sebuah hambatan yang kan lebih dan lebih mendulu?
Ataukah ini sebuah pertanda?

Aku terlampau larut menghayati tiap gegas
Hingga terkikis melebar perbatasan
Aku terlarut lampau memikirkan tiap gagas
Hingga tersayat mndalam kelampauan
Mungkin benar inilah yang terbaik
Memangkah ini sebuah pertanda?

Jika benar, apa yang kuambil sebagai laku?
Lalu, apa yang kupilih sebagai ucap?
Kebingungan mengacau, menghempas kerendahan
Aku tak tahu, sangat tak tahu
Adakah yang tahu pertanda itu?

Selasa, ditengah glap tanpa cahaya, 7 april 09, setelah rentetan peristiwa yang membuatku lemah diatas luka, sedih diatas Tanya, mungkin seiring kembalinya kefuturan….

A R T I

arti

Setiap detik adalah berarti
Tentang arti ini membuyar makna
Apakah yang dicari darinya
Ketika sebuah arti sayang membanjir
Tak mengerti penghabisan waktu
Saat arti itu pergi mengharap kebaikan
Ternyata tak semudah ayang berbayang
Lalu, apa arti sesungguhnya
Setiap sisi tak pernah mengerti
Setiap sudut menjadi salah diri
Lalu bagaimana?!
Mengerti kebaikan saja sulit
Apalagi meraihnya?!
Lalu apa?!
Merasa keburukan selalu
Mana yang memilihnya?!
Lalu mengapa?!
Sungguh dunia begitu rumit
Sungguh hidup begitu sulit
Entah sekarang atau kemarin yang tepat
Entah besok atau lalu yang benar
Entahlah, entahlah, tak mengerti
Mungkin memulai hati
Satu-satunya pilihan
Hingga setiap sesuatu menjadi berarti

Senin, 17 agustus 2009
Ketika pergi meninggalkan kenyamanan keluarga, mengharap kebaikan ilmu, namun ternyata ilmu itu sulit teraih, tetap menanam ikhlas, meski terseok…

Jumat, 13 Maret 2009

Hilang Ruhku

Aku kehilangan ruh itu

Ruh yang membuatku tak ragu dan tak mundur

Tadi seakan aku hanyalah keinginan semu

Untung saja tak datang kesempatan itu

Aku kehilangan

Benar-benar kehilangan!

Ruh penjagaan, cinta, harapan, kegigihan, dan banyak lain

Yang bernafaskan kebaikan ketaatanku

Pengisian jiwa kosong yang melewat batas

Hingga segala pemilikan melesat

Melesat lari dari tempat-tempat tubuhku

Bak anak panah mengejar incaran tak tentu

Aku mencari,

Menelisik di setiap pintalan kusut

Menerawang di banyak buntalan kabut

Tarus ku mencari,

Hingga ujung pandanganku atas garis cakrawala laut

Hingga menongak atas kepalaku di tengah lebatan hutan

Tak kan jenuh dan rapuh!

Berjuang ku mencari ruh hilang untuk kembali

Kembali membuat jasadku terkendali.

Kamis, 19 Februari 2009

Pengganggu...

Aku menulis sebagai obat
Obat hati dari rasa kesal harapku
Aku mencatat sebagai penawar
Penawar memori rasa gundah bayangku
Jikalau hati harus tercabik
Membuka urat-urat merah
Aku sanggup!
Asal kau terambil dari hatiku…
Jikalau otak harus tersayat
Memutus gengileon kritis
Aku kuat…
Asal kau terlepas dari memoriku…
Daripada hati terus mendendang
Mengikuti alunan ucapmu
Berteman tarian cha cha semalaman
Mengikuti gerakan langkahmu.
Ketimbang otak terus meluap
Mengikuti aliran bahteramu
Berteman gerombolan ikan seharian
Mengikuti kuatan dayungmu.
Pergilah! Pergi!
Bawalah rasa tak karuan hati
Ajaklah kenangan tak henti memori.

Kamis, 09 Maret 2006

Surat Untuk Tamu Hatiku

Depok, hari terakhir di bulan shafar, 1430 hijriyyah
Teruntuk
Sosok penuh kagum
Di hatiku

Aku tahu, surat ini tak kan sampai
Karena merpatiku tak cukup kuat mengantar.
Aku yakin, kau tak kan pernah membacanya
Jikalau iya, ku tak tahu kau bisa mengerti.
Hanyalah ini lantunan kata beban hatiku
Berisan huruf yang tersusun dari deretan hari yang jemu
Dengan susun kalimat sebagai pelepasmu
Mengantarmu halus keluar dari kegiatan sibuk hatiku.

Tamu hatiku yang kebaikanmu bertumpuk…
Seringkali terpikir, kenapa aku mengenalmu
Perkenalan yang berlanjut pengertian
Dengan khas sikap dingin perhatimu
Sungguh, engkau terlalu mencampuri kehidupanku
Engkau masuk menjadi tokoh penting novelku
Hingga aku pun bergantung padamu
Bagai pengganti sosok abangku
Yang aku sangat merindukannya.
Bukanlah ini pembalas segala kemurahanmu
Aku paham, tak cukup rasa terima kasih itu
Namun tiada lagi yang bisa ku lakukan
Aku terlampau lemah dan bodoh
Maafkan aku…

Pengunjung hatiku yang penuh wacanamu…
Aku tak ingin mengatakan sebuah kata cinta
Memang ini bukanlah surat semerbak cinta
Karena aku tahu, ini hanyalah penyakit
Entah apakah kau pun terjangkit
Aku berharap kau begitu sehat
Benar-benar, aku tak ingin melukaimu
Meski segores tanpa darah dan nanah
Aku ingin menyayangimu secara benar
Karena sebuah persaudaraan
Namun berita samar tentangmu membuatku mati rasa
Aku berharap tak benar.

Pendatang hatiku yang ucapmu penuh makna…
Semakin hari semakin banyak berita menggodaku
Aku tak tahu apa yang meski terjawab
Sedangkan hatiku terus berharap
Sosokmu pun menjadi lebih banyak tampil di setiap hariku
Dengan nama khasmu yang aku suka
Bartambahlah sulit mengobati sakitku
Bayang-bayang seakan terus berdiri di kepalaku
Begitu sulit, aku tak sanggup
Aku tak mengerti kenapa kita harus selalu bertemu
Dengan lingkungan yang berucap sama
Tentang kau dan aku

Penilik hatiku yang pikirmu begitu bijak…
Perlu berapa tahun lagi
Terlampau lama hati ini sakit
Terlalu banyak tetes air mataku terjatuh
Setiap kali berhadapan segalanya tentangmu
Sangat lelah, aku
Bagaimana mengatasinya
Beragam cara hanyalalah berlalu
Sangat letih, aku

Pelancong hatiku yang sikapmu sarat nilai…
Sudahkah kau mengerti, wahai penasihatku
Mungkin perlu kupertegas
Pergilah dari hatiku yang begitu rapuh
Jangan kau sisakan barangmu yang membuatku terkenang
Jangan kau pamit yang membuatku menyesal
Aku ingin sebuah penjernihan
Engkau memenuhinya hingga semuanya mulai sesak
Segala didalamnya pun menghilang bertahap
Bahkan tak ada lagi kebaikan yang kan masuk
Bersediakah kau
Meski rasa butuh masih tergali dalam
Kepergianmu dari hidupku kan lebih ku suka
Meski goresanmu masih sulit terhapus
Kehilanganmu dari rasaku kan lebih ku cinta
Aku harap bisa
Pergilah…
Bawalah rasaku ikut serta
Rasa terima kasihku yang begitu mendalam
Jikalau kita bertemu di persinggahan nanti
Aku harap dengan rasa cinta tanpa penyakit
Yang merasuki hatiku
Dan merasuki hatimu
Kau pun mengatakannya pelan
Tanpa mengotori segala kejernihan
Jika memang terjadi kebenarannya
Tanpa harapan sia dan ayang semu
Tanpa menunggu dengan penantian panjang
Kan selalu teringat berulang-ulang kali
Bahwa ini kemungkinan yang sangat kecil
Sebuah rahasia yang tak kan bisa dimengerti
Menghilanglah…
Aku ingin mencintaimu dengan sebenar-benar cinta.


Salam harap,
Yang salah menyayangimu…

Rabu, 09 Maret 2005

Lorong

Sebuah lorong, beda dari lorong-lorong yang ada
begitu lapang, terang dengan banyak cerahan sinar
namun berjalan tejal, penuh batu runcing, dan lubang dalam
Ketika langkah kaki tlah mengenal medan,
Palang pun tak terduga menabrak, menghambat
Jatuh, tertinggal!
Meski masih kuat tuk merangkak, akan kulakukan
Karena harapan itu masih ada, menjadi tangguhlah!
Masih tertancap kaki, tertungkup diri, terputar kendali.
Meski terasa sungguh,
Sungguh lorong yang begitu panjang…

(betapa keras kehidupan, akan banyak kau temukan tantangan keinginan. Keinginan tidak lah sekedar batasan impian. Lihatlah, betapa banyak keinginan yang tlah terwujud meski rentan waktu sangat panjang. Bersabarlah…selama keinginan itu sebuah kebaikan)

Minggu, 09 Maret 2003

Harta Terhanyut

Pikiran melayang tinggi
Terpayung problema melepas kebanggaan
Semua pandangan pun membuat terjatuh
Masih bertahan dengan tali kerendahan diri
Namun terikat simpul bersalah,
Terdampar di jurang bayang sangka
Dengan ikan-ikan yang tak suka
Batu-batu terjal yang memeperlambat sulit
Lumut pelicin yang tak mau tersentuh,
Mengikuti aliran perasaan air
Mengantar pada jalan aneh berpikir
Kelengkapan terpegang baru saja
Dari harta kemewahan tak tepat
Membawa petaka kesenjangan,
Di air terjun hati yang rapuh
Diri terhempas kesedihan
Adakah perahu yang mengenali
Ataukah menjadi barang hanyut
Yang pesisir hanyalah mengotori
Yang nelayan tak sudi meski melirik,
Manakah akhir
Dengan tetap tegak, terbang
Menggapai semua angan kemudahan
Sebelum ini.

Jumat, 09 Februari 2001

Sampai sudah, teringatlah

Menjelang seruan dari seberang
Baru saja berhenti lagu dari balik
Masih tersamar
Yang tergoda

Dari pagi perjalanan
Baru saja jiwa tiba
Namun hati tertaut tertinggal
Demi apakah

Kegelapan tanpa pijaran
Menulis jemari asa
Menumbuh harapan sirna
Masih terlelah

Dimulai kembali esok
Seharusnya tak berulang
Namun kan berlanjut
Dengan lebih

Terambil kekuatan gegas
Bukan dari sebuah goresan
Tapi dari curah tinta
Tlah aduk

Bertahan hingga berujung
Baca berulang tulis tak sia
Lalai kan terhapus
Jadi ingatlah…